Blogger Widgets

My Photo's Boriel

Rabu, 06 November 2013

Sistem Operasi

BAB 1
SISTEM OPERASI

Tanpa software, sebuah komputer secara mendasar tidaklah berguna. Dengan software, Komputer kita dapat menyimpan, memproses dan mengambil informasi. Software dalam komputer terbagi dua yaitu sistem programs dan application programs. Applications programs dapat menyelesaikan masalah dari pemakai sedangkan sistems program adalah yang memanajemen opearsi dari komputer itu sendiri. Yang paling mendasar dari suatu sistem programs adalah Operating Sistem (sistem operasi). Dimana sistem Operasi ini yang mengontrol semua sumber daya komputer dan memberikan fasilitas yang lebih banyak agar application programs dapat bekerja.



1.1.     Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi, orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing-masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya perlu diketahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.
Pengertian sistem operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (sistem calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya sistem komputer.
Sistem operasi berfungsi ibarat pemerintah dalam suatu negara, dalam arti membuat kondisi komputer agar dapat menjalankan program secara benar. Untuk menghindari konflik yang terjadi pada saat pengguna menggunakan sumber-daya yang sama, sistem operasi mengatur pengguna mana yang dapat mengakses suatu sumber-daya. Sistem operasi juga sering disebut resource allocator. Satu lagi fungsi penting sistem operasi ialah sebagai program pengendali yang bertujuan untuk menghindari kekeliruan (error) dan penggunaan komputer yang tidak perlu.
Bagian – bagian dari sistem operasi secara garis besar dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu : Control Program dan Service Program. Kedua bagian ini mempunyai fungsi sendiri – sendiri namun masih tetap terkait hubungan satu dengan lainnya, dengan hardware, penakai dan dengan program aplikasi.
Control Program berfungsi untuk mengatur kerja input dan output, berkomunikasi dengan operator atau programmer, menghandle masalah interupsi, mencatat kegiatan yang ada dan menghandle masalah multi programming.
Sedangkan Servive Program berfungsi untuk mengambil program yang ada serta menterjemahkannya dan merawat sistem library.

1.2.     Komponen-komponen Sistem Operasi
Terdapat tiga elemen dasar yang membangun perancangan sistem operasi secara umum. Komponen ini dapat disebut modular karena memiliki fungsi yang berbeda dan dapat dikembangkan secara terpisah. Ketiga kompenen tersebut adalah :
a.       User interface
User interface adalah bagian yang dapat digunakan mengirimkan perintah, baik melalui pengetikan keyboard pada terminal atau penekanan tombol mouse pada lingkungan dengan antar muka grafis.
b.      Kernel
Kernel merupakan pangkal atau landasan dari sistem operasi. Kernel bertanggun jawab untuk memanggil dan menjalankan program atau proses serta mengatur input dan output.
c.       Sistem manajemen file
Sistem manajemen file merupakan bagian yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur dang mengoperasikan file. File merupakan kumpulan dari beberapa file. Cara sebuah sistem operasi untuk mengoperasikan informasi ke dalam bentuk file sistem. Sebagian besar sistem operasi menggunakan file sistem hirarkis, yaitu file disusun ke dalam bentuk struktur pohon (tree). Awal dari sistem direktori yang memiliki hirarki tertinggi disebut sebagai root directory.
Pada kenyataannya tidak semua sistem operasi mempunyai struktur yang sama. Namun menurut Avi Silberschatz, Peter Galvin dna Greg Gagne, umumnya sebuah sistem operasi modern mempunyai komponen sebagai berikut :
a.      Manajemen proses
Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang dieksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Sumber daya tersebut dapat berupa CPU, time, memori, berkas-berkas dan perangkat-perangkat I/O.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen proses seperti :
Ø  Menciptakan dan menghapus proses
Ø  Menunda atau melanjutkan proses
Ø  Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi.
Ø  Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi.
Ø  Menyediakan mekanisme untuk penanganan deadlock.

b.      Manejemen memori utama
Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang lebih besar dari word atau byte. Memori utama berfungsi sebagai tempat penyimpan alamat yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara. Artinya, data dapat hilang begitu sistem dimatikan.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen memori utama seperti :
Ø  Menjaga dan memelihara bagian-bagian track memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakan.
Ø  Memutuskan proses-proses mana saja yang harus dipanggil ke memori jika masih ada ruang di memori.
Ø  Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan.

c.       Manejemen secondary-storage
Untuk menyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh secondary-storage adalah harddisk, disket dan lain-lain.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen secondary-storage seperti :
Ø  Pengaturan ruang kosong (free space management)
Ø  Alokasi penyimpanan
Ø  Penjadwalan disk

d.      Manejemen sistem I/O
Sering disebut device manger. Menyediakan “device driver” yang umum sehingga operasi I/O dapat seragam (membuka, membaca, menulis, menutup).
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen sistem I/O seperti :
Ø  Mengirim perintah ke perangkat I/O agar menyediakan layanan
Ø  Menangani interupsi perangkat I/O
Ø  Menangani kesalahan pada perangkat I/O
Ø  Menyediakan antarmuka ke pengguna

e.       Manejemen berkas/file
File adalah kumpulan informasi yang berhubungan, sesuai dengan tujuan pembuatan file tersebut.
Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan manejemen berkas/file seperti :
Ø  Pembuatan dan penghapusan berkas.
Ø  Pembuatan dan penghapusan direktori.
Ø  Mendukung manipulasi berkas dan direktori.
Ø  Memetakan berkas ke secondary storage.
Ø  Menbackup berkas ke media penyimpanan yang permanen.

f.        Sistem proteksi
Proteksi adalah beberapa mekanisme untuk mengendalikan akses program, proses, atau pengguna pada sumber daya yang ditugaskan oleh sistem komputer. Mekanisme proteksi harus :
Ø Membedakan antara penggunaan yang sudah diberi izin dan yang belum.
Ø Menetapkan kontrol untuk diterapka.
Ø Menyediakan tujuan dari pelaksanaan proteksi.

g.      Jaringan (Sistem Distribusi)
Sistem distribusi adalah kumpulan beberapa prosesor yang tidak membagi memori atau clock. Sistem distrubusi menyediakan akses user untuk berbagi sumber daya sistem. Akses terhadap sumber daya yang digunakan bersama mengizinkan :
Ø Mempercepat komputasi (computation speed-up)
Ø Peningkatan ketersediaan data (increased data availability)
Ø Peningkatan keandalan (enhanced reliability)

h.      Command-Interpreter System
 Program yang membaca instruksi dan mengartikan control statements umumnya disebut control-card interpreter, command-line interpreter dan UNIX shell. Banyak perintah yang diberikan kepada sistem operasi oleh control statement yang berhubungan dengan :
Ø Proses pembuatan dan majemen.
Ø Penanganan I/O.
Ø Manajemen secondary-storage.
Ø Manajemen memori utama
Ø Akses file system
Ø Proteksi jaringan

1.3.     Fungsi dan layanan Sistem Operasi
Fungsi sistem operasi :
a.       Manajemen file dan folder
b.      Manajemen aplikasi
c.       Mendukung program utility
d.      Mangatur peragkat keras komputer
Layanan sistem operasi :
a.       Pembuatan program
b.      Eksekusi program
c.       Operasi I/O
d.      Manipulasi sistem file
e.       Komunikasi
f.          Deteksi kesalahan
g.      Alokasi sumber daya
h.      Accounting
i.           Proteksi

1.4.     System Call
System call menyediakan penghubung antara proses menjalankan program dan sistem operasi, biasanya dalam bentuk bahasa assembly.
Pada dasar system call dapat dikelompokan dalam lima kategori berikut :
1.4.1.      Kontrol Proses
Hal-hal yang dilakukan diantaranya :
a)      Mengakhiri dan membatalkan
b)      Mengambil dan eksekusi
c)      Membuat dan mengakhiri proses
d)     Menentukan dan menggeser atribut
e)      Wait for time
f)       Wait event, signal event
g)      Mengalokasikan dan membebaskan memori
1.4.2.      Manipulasi File
Hal-hal yang dilakukan diantaranya :
a)      Membuat dan menghapus file
b)      Membuka dan memnutup file
c)      Membaca, menulis dan mereposisi file
d)     Menentukan dan mengeset atribut file
1.4.3.      Manipulasi Device
Hal-hal yang dilakukan diantaranya :
a)      Meminta dan membebaskan device
b)      Membaca, menulis dan merposisi device
c)      Menentukan dan mengeset atribut device
1.4.4.      Informasi Lingkungan
Hal-hal yang dilakukan diantaranya :
a)      Mengambil atau mengeset waktu atau tanggal
b)      Mengambil atau mengeset sistem data
c)      Mengambil atau mengeset proses, file tau atribut-atribut device
1.4.5.      Komunikasi
Hal-hal yang dilakukan diantaranya :
a)      Membuat dan menghapus sambungan komunikasi
b)      Mengirim dan menerima pesan
c)      Mentransfer status informasi

1.5.     System Program
System program adalah masalah yang relatif kompleks namun dapat dibagi menjadi beberapa kategori antara lain : manipulasi file, status informasi, modifikasi, bahasa pemprograman yang mendukung, pemanggilan dan eksekusi program, komunikasi dan program-program aplikasi.

1.6.     Struktur Sistem Operasi
Struktur sistem operasi pada dasarnya sangat kompleks, terdapat dua struktur sistem operasi antara lain : struktur sederhana, monolithyc system dan pendekatan terlapis

1.7.     Tipe Sistem Operasi
Untuk dapat mengerti kemampuan sistem operasi, perlu dipahami beberapa hal sering digunakan ketika membandingkan sistem operasi yaitu :
a.       Multiuser
Multiuser berarti dalam sistem operasi tersebut dua atau lebih pengguna dapat bekerja dengan aplikasi dan berbagi pakai perangkat seperti printer pada saat yang bersamaan.
1.      Multitasking
Multitasking berarti komputer dapat mengoperasikan beberapa aplikasi dalam waktu yang bersamaan.
2.      Multiprocessing
Komputer dapat memiliki lebih dari satu CPU yang membagi kerjanya untuk menjalankan aplikasi.
3.      Multireeading
Sebuah program dapat dipisahkan ke dalam bagian kecil yang dapat dipanggil ketika diperlukan oleh sistem operasi.
b.      Macam-macam sistem operasi
Sistem Operasi jenisnya banyak sekali, kita tinggal memilih jenis apa yang akan digunakan di komputer kita. Mulai dari yang berlisensi sampai dengan yang gratis (open source), diantaranya adalah :
1. DOS
2. Windows, beberapa versi windows :
Windows 95
Windows 98
Windows 2000 Profesional
Windows 2003
Windows XP
Windows Vista
Windows Longhord
Windows 7
3. Linux, macam-macam distro linux :
Redhat
Fodore Core
Mandrake
Suse
Knoppix
Ubuntu/Edubuntu
4. Apple Sistem
5. Machintos

1.8.     Lapisan Dalam Sistem Operasi
Lapisan dalam sistem operasi terbagi atas enam lapisan. 
        Lapisan 0 (nol) ; Penempatan prosessor dan multi programming
Lapisan 1 (satu);Memanajemen memory.
Lapisan 2;Menangani komunikasi antar proses dan operator console.
Lapisan 3; Memanajemen peralatan Input/Output.
Lapisan 4; Dimana user menemukan program
Lapisan 5; Tempat proses dari operator sistem

1.9.     Proses Booting
Komputer terdiri dari sekelompok peralatan serta instruksi / program yang satu sama  lainnya tidak bisa dipisahkan, baik diantara peralatan itu sendiri maupun antara peralatan dengan instruksi / program. Semuanya merupakan satuan yang saling bekerja sama dan saling tergantung satu dengan lainnnya.
Ada tiga komponen utama dalam sebuah sistem komputer yaitu :
1. Mikroprosessor / CPU (central Processing Unit )
2. BIOS ( Basic Input Output Sistem )
3. DOS (Disk Operating Sistem )
Hubungan ke tiga komponen di atas adalah :
Sistem operasi :
 Penjelasan :
·         Mikroprosessor adalah otak dari komputer yang harus diberi petunjuk apa yang harus dilakukan.
·         Instruksi pertama kali diberikan oleh BIOS. Instruksi ini secara sistematis menguji semua komponen komputer, menginisialisasikan hardware, menentukan tipe dari Video Disley Adapter. Selanjutnya melacak EGA BIOS atau VGA BIOS. Jika ditemukan maka sistem BIOS akan di eksekusi.
·         Tahap beriktunya memerikasa keberadaan disket di drive pertama, jika tidak ditemukan disket di drive pertama maka PC akan mengeksekusi program BASIC dari ROM (Read Only Memory).
·         Jika di drive pertama ada disket, maka BIOS akan memeriksa apakah disket tersebut mempunyai sistem operasi DOS, jika tidak ada, BIOS akan mencoba mencari informasi di harddisk.
Rangakaian proses ini disebut BOOTSTRAPPING atau proses BOOTING.
1.10. BIOS
BIOS adalah bagian dari komputer yang langsung berkomunikasi dengan perangkat keras komputer atau bagian yang mengatur sistem output input komputer dan mengatur semua perangkat atau komponen yang ada di mainboard.
Jenis-jenis BIOS yang saat ini banyak digunakan adalah :
a.       AWARD BIOS
b.      AMI BIOS
c.       PHOENIX
Untuk masuk pada menu BIOS ada berbagai macam cara bergantung dari BIOS yang anda gunakan. F2 atau delete adalah cara yang biasanya digunakan untuk masuk menu BIOS.
Menu-menu dari AWARD BIOS terdiri atas :
a.       Standar CMOS Setup
b.      BIOS Features Setup
c.       Chipset Features Setup
d.      Integreted Peripherals
e.       Power Management Setup
f.       Konfigurasi PNP/PCI

BAB II
MELAKSANAKAN INSTALASI SOFTWARE
SESUAI INSTALLATION MANUAL

Sebelum menginstal suatu sistem aplikasi sebaiknya tentukan dulu sistem aplikasi mana yang akan diinstall , sehingga sesuai dengan kebutuhan.
Dalam memilih sistem aplikasi ada beberapa hal yang kita perhatikan :
1.      sistem aplikasi tersebut sesuai dengan kebutuhan
2.      sistem aplikasi dapat dioperasikan sesuai dengan kemampuan computer yang dimiliki
3.      sistem aplikasi tersebut mudah pengoperasian dan instalasinya
4.      sistem aplikasi tersebut memiliki kompabilitas data dengan sistem aplikasi lain yang sejenis sehingga memungkinkan untuk dilakukan lintas data dengan sistem aplikasi lain.
Dengan menginstal sistem aplikasi diharapkan pemanfaatan computer sesuai dengan kebutuhan yang maksimal.

2.1.Klasifikasi Software
Perangkat lunak secara umum dapat dibagi menjadi dua (2) :
a.       Perangkat lunak sistem
b.      Perangkat lunak aplikasi
Perangkat lunak sistem dapat dibagi menjadi 3 macam :
1.        Bahasa pemrograman : perangkat lunak yang bertugas mengkonversi arsitektur dan algoritma yang dirancang manusia kedalam format yang dapat dijalankan komputer, contoh : BASIC ; COBOL ; Pascal ; C ++ ; Fortran.
2.        Sistem operasi : perangkat lunak yang bertugas mengaturseluruh proses ;menterjemahkan masukan; mengatur proses internal; memanajemen penggunaan memori dan memberikan keluaran ke peralatan yang bersesuaian contoh : DOS ; Unix; Windows ; IMB OS/2 ; Apple’s System.
3.        Utility system : sistem operasi yang merupakan perangkat lunak dengan fungsi tertentu misalnya pemeriksaan perangkat keras ; memeriksa kerusakan pada disk ; mengatur ulang isi harddisk ( partisi, defrag) contoh norton utility ; partition magic
Perangkat lunak aplikasi merupakan perangkat lunak yang sangat banyak dijumpai dan terus berkembang hingga sekarang.
Pengelompokan perangkat lunak aplikasi antara lain :
1.      Perangkat aplikasi pemroses kata : ( MS-Word ; Word Star ; Chi Write ; Open Office Writer dll)
2.      Perangkat aplikasi pemroses table : (MS- Excel ;Open Office Calc ; Lotus 123 ; Quatro Pro )
3.      Perangkat aplikasi database : ( MS- Access ;DBASE; MySQL dll)
4.      Perangkat aplikasi presentasi : (MS- Powerpoint ; Open Office Impress)
 5.      Perangkat aplikasi multimedia : ( Winamp ; RealPlayer ; DVD Player dll)
 6.      Perangkat aplikasi pekerjaan teknis :
       gambar struktur : ( AutoCad)
       gambar rangkaian elektronik ( Protel ; Visio Pro)
       pemroses dan visualisasi persamaan matematis ( Matlab)
7.      Perangkat aplikasi antivirus : ( Norton ; PC Cillin ; Symantec antivirus client dll)
8.      Perangkat aplikasi kompresi data ( WinZip dll)
9.      Perangkat aplikasi browsing internet (Internet explorer ; Msn; Mozila Browser dll)
 10.  Prangkat aplikasi pmbagian system (partisi under dos / partisi under window) : (Partisi Magic )
11.  Perangkat aplikasi back-up data ( Nero Express ; Ghost )



Tidak ada komentar:

Posting Komentar